14/05/2026 / Admin Terberkati
Pendataan jemaat berbasis keluarga dimulai dari data kepala keluarga, anggota keluarga, hubungan keluarga, alamat, kontak, dan status jemaat.
Dengan struktur ini, gereja lebih mudah melihat total keluarga, jumlah anggota, ulang tahun, sektor/wilayah, dan kebutuhan kunjungan pastoral.